" yang akan ku katakan ini tidak mudah dimengerti, mustahil dipahami, tetapi kalu kau bersedia mendengarkan ceritaku, kalau kau mau menaruh keyakinan padaku barangkali akhirnya kau akan percaya. Dan itu sangat penting karena tanpa kau sadari, kau satu - satunya orang di dunia dengan siapa aku dapat berbagi rahasia ini."
sudah semalaman aku bermain bersama hujan, sampai sore inipun kulihat langit masih tak jua cerah. apakah ini pertanda Tuhan menemaniku dengan mendatangkan hujannya? ah, entahlah..
tolong, aku benar-benar tak sanggup sendiri seperi ini sebenarnya. aku hanya pura-pura kuat! tak bisakah sedikit saja aku genggam ujung jemarimu untuk menyangga aku yang hampir roboh?
sayang, aku butuh kamu ! aku harus mengakui aku butuh kamu, bahkan sekuat apa pun aku. aku hanya tak mengerti kenapa semua yang kamu kenal begitu lama menjadi tak bisa kamu mengerti? aku seperti berjalan sendiri..
andai bisa ku hampiri kamu dan menjemputmu bermain melukis hujan..
apakah cinta harus seperti ini, sayang? kenapa tidak kamu bagi aku dengan bahagiamu seperti awal kita mencinta?
20 bulan yang lalu, 9 Februari 2008..
seharian ini kamu bersamaku, menemaniku dalam sebuah kejuaraan. Pulang kerumah dengan butiran hujan. ah, indahnya..
perempuan : " setelah ini gue harus latihan band, gue ganti baju dulu ya! lo bisa
rebahan dulu sambil nunggu gw bersih-bersih baru setelah itu kita
berangkat! "
pria : " oke, jangan lama-lama ! "
di luar hujan semakin deras, menunda untuk berangkat ku pikir pilihan yang tepat. Ngobrol bersamanya mungkin bisa sedikit mengurangi rasa dingin ini..
pria : ( sambil membelai rambut perempuan, dengan gestur lembutnya menggengam tangan perempuan, memeluk hangat, dan mencium pelan kening perempuan )
ah, sebenarnya ada apa ini? aku tak bisa menolaknya aku bahkan menyambutnya. " Katakan, katakan sekarang juga bila kamu mencintaiku.." ( bisikku dalam hati )
pria : " sebenarnya kita ini apa? " ( masih menatap ke mata permpuan )
perempuan : " menurut lo? lo mau kita seperti apa? "
pria : " selama ini kita seperti ini masa lo ga tau kita mau jadi apa? "
perempuan : " hmm..iya gue juga tau kok. lalu? "
pria : " aku mau kamu jadi milikku, aku sayang kamu.."
perempuan : ( sambil menyunggingkan senyum manisnya ) " so? "
pria : " boleh kalo aku jadi pacar kamu? "
perempuan : " hmm.. ( langsung memeluk erat sang pria dengan lembut, tanpa menjawab apa pun..)
aku rasa pelukan ini sudah cukup menjelaskan semuanya, sayang. aku bahagia, kamu tahu aku bahagia bersamamu. aku menikmati setiap pelukanmu dan hujan ini membuat pelangi yang indah, sangat indah.... kamu lihat itu, sayang?
sekarang, 4 Oktober 2009
sekarang aku menjumpai hujan dan mengatakan padanya bahwa aku kehilangan pria yang dulu memelukku waktu hujan. " Kenapa tak kau bawa pria itu bersamamu, hujan? " tak ada jawaban. kosong..aku semakin jauh, sebaiknya ku pergi dan berlalu saja. untuk apa aku disini? tak berguna aku menjadi cantik. Buat apa aku cantik, sementara kamu tak bisa benar-benar mengenalku?
aku butuh kamu, sayang. sangat butuh..
tapi mengapa kamu seolah lupa bahwa kamu harusnya mengerti aku dan segala kekuranganku?
im getting lost..
im getting fall..
im getting cry..
semua aku lakukan untuk kamu. tapi sekarang aku merasa kamu tidak sesayang itu lagi sama aku?
mengapa sekarang begitu mudahnya kata-kata yang tak pantas kamu ucapkan, menjadi kosa kata favoritmu ketika kita berselisih..
saat ini aku tidak memulai untuk berselisih, tapi kamu menyalahkan aku atas itu semua hingga akhirnya kamu sudutkan aku seakan aku begitu besar bersalah padamu. aku lelah menjadi seperti ini..
haruskah seperti ini terus, sayang?
tahukah kamu bahwa aku menginginkan semua baik-baik saja? aku tahu kamu pun menginginkan semua baikbaik saja..
lalu aku harus memulai darimana?
aku tak pernah mau kamu pergi, selangkahpun dariku..
apa perasaan kamu masih sama seperti adanya?
aku terlau takut mengakui aku amat mnyayangi kamu dan tak pernah mau kehilangan..
lalu mengapa kamu berikan aku ruang untu, menangis? aku tak pernah mengharapakan ada tempat untuk air mataku jatuh. aku tak pernah menginginkan kamu memberiku ruang itu..
itu menyakitkan untukku !
kamu tahu?
aku hanya ingin bahagia bersamamu..
No comments:
Post a Comment