16 November 2011

          Saya begitu menyadari bahwa hidup ini begitu singkat untuk dijalani tanpa berbuat sesuatu yang bisa membanggakan orang lain. Saya tahu apa yang saya jalani ini demi menyenangkan mamah dan ayah saya. Walaupun terkadang saya lelah dan ingin kembali menjalani rutinitas yang saya sukai. Tapi kembali lagi, dalam hidup pasti ada hal yang harus diperjuangkan dan juga dikorbankan. Kalau saya egois mungkin saya sudah keluar dari kerjaan ini. Rasa jenuh, bosan, suntuk, semua bercampur jadi satu tanpa pernah hilang dari otak saya. Namun, rasa tanggung jawab yg begitu besar yang harus saya pikul membuat saya pelan-pelan belajar mencintai pekerjaan saya. Terkadang saya iri melihat anak-anak seusia saya yang bebas menjalani hari-harinya tanpa aturan. Free of mind, free of responsible, free of time. Ya, saya suka melihat mereka menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berkumpul hang out or something with their friends.. and actually saya kadang iri.
          Mamah yang membuat saya sekuat ini.  Sanggup menjalani rutinitas yang 'tidak biasa' menjadi biasa. Melihat segala sesuatunya secara dewasa. Sepintas saya mungkin terlihat 'normal' . Tapi justru yang saya jalani melebihi batas normal anak-anak pada umumnya. Saya tahu bahwa tidak ada manusia di dunia ini yang hidup tanpa masalah, begitu juga saya. Ketika saya melamun, bengong, diam, malas berbuat sesuatu saya selalu berpikir dalam hati saya "boleh gak sih kalo gue ngeluh? gue capek Tuhan...". Pikiran seperti itu yang juga mengesankan kalo selama ini saya masih belum bisa ikhlas ngejalanin segalanya. Perhaps, but.. everyone has a moment when they feel so tired of everything dan itu wajar kan? Ketika harus jauh dari orangtua justru membuat rasa lelah itu makin terasa lebih berat di punggung saya, sampai saya tidak tahu harus mengeluh kemana, ke siapa. Berlebihan atau tidak ya memang itu rasanya saat ini.
          Setiap saya di rumah, semakin hari semakin 'lain' rasanya berada di sana. Saya memperhatikan wajah mamah dan ayah kalau mereka sudah tidur. Tampak jelas wajah letih di wajah mamah, ayah. Tidak terasa air mata saya kadang keluar begitu saja menangisi bahwa saya sadar saya belum bisa berbuat banyak untuk mereka. Dalam shalat saya selalu memohon "Tuhan, tolong sehatkan mereka, panjangkan umurnya sampai saya bisa membahagiakan mereka....". Rasanya udah nggak ada lagi orang yang bisa membuat saya mau berjuang selain mereka. Saya sangat sayang mereka. Walau saya suka mengumpat kesal, tapi dalam hati saya, saya sangat mencintai mamah dan ayah. Seberapa bencinya pun saya sama ayah dulu, malah kadang masih terlintas rasa sakit hati kalau ingat apa yang udah ayah perbuat. Namun saat ini saya sudah bisa berpikir dewasa bahwa semua yang beliau lakukan pasti ada alasannya. Mamah. Saya juga nggak bisa mentah-mentah menyalahkan mamah atas apa yang pernah mamah lakukan. Someone told me, "tugas kamu sekarang adalah mencintai menyayangi mereka. Biarkan problem itu menjadi permasalahan mereka berdua".


He opened my mind, thank's for hearing...

30 October 2011

     Mungkin memang saat ini adalah waktunya aku merasakan lagi kelelahan yang sebenarnya aku tak ingin merasakan. Tapi.. kalau sudah begini ingin rasanya aku diam, menghela nafas, memandang langit, melihat apakah yang dapat aku lakukan. Apakah harus menangis, tertawa, berlari, menghindari kenyataan.. ah.. mengapa harus selalu rumit? Seketika aku memandangi diriku di depan kaca. Memutar badanku.. menatap mataku yang begitu sayu.. hidungku.. bibirku.. aku ingin sekali membuat semua ini bergerak membentuk sebuah ekspresi bahagia seperti seharusnya!


     Lalu jika aku bahagia, apakah kamu ikut bahagia? Aku ingin sekali memelukmu, penuh hangat dan nyaman. Aku suka aroma itu.. Suka sekali. Kamu tahu tak ada hal lain yang aku mau darimu. Karena hanya itu yang bisa.............

12 October 2011

WE ARE THE CHAMPION

   After almost 7 days we had practice and so hard to make one combination from some voices colour. Day and night, always come home late at night. so tired.. but we know there's the way to be the WINNER. See?


Before this moment comes.....



and.... the most improve are.... JIDAT KESAYANGAN Pak Irman :D



 idung & me

sooooooo here we are...........................!



 GO BTN VOICES!

07 October 2011

                                 they are my sisters in LOVE


                              ega & endah

    never thought we will meet and have so many chances to lock the time by the FRIENDSHIP

 
endah .. ega .. agy

:)

NU FAMILY IN LIFE

                                                        
                                                       welcome little family
endah..
              tedi..
                           adhit..
                                           ega..
                                                         as..
Guys ya know you're my nu family and we will always be together :) we love, we care, we share, we laugh, we cry. Almost everyday we talk each other. Try to opened up and be best friend for every time. I LOVE YOU ALL

18 August 2011

Rasanya antara ingin yakin dan menepis. Bagaimana mungkin aku tak tahu dengan hal-hal di luar pikiranku sementara aku selalu mendapatimu bersamaku setiap saat. Ingin rasanya aku bertanya mengapa semua ini harus terjadi? Bagaimanakah sebenernya caramu mencintai aku. Apa kamu melihat apa adanya diriku, atau menatapku seakan melihat bayanganmu yg dulu menghilang?

Coba beri tahu aku, serumit apa semua ini saat ada sesuatu yang bermain dalam isi kepalamu. Karena aku hampir menepis rasa aneh ini namun sesuatu memaksaku untuk tahu, entah ini hanya sebagian atau sebenernya menggambarkan seluruh perasaan yg kamu sembunyikan dari aku. Bisa kah kita mencoba memutar balikkan waktu dan mengetahui apa rencana Tuhan untuk waktu yang akan datang? Untuk waktu di saat hari ini kita bisa bersama.

Ini agak rumit, membingungkan dan menjengkelkan.

29 May 2011

Look Beside You

I'm breathing as long as I can
While I know there's no space for me to feel the air
But do you know? I'm still hearing your breath
When I wake up and try to keep an eye on the clock
It's late at night, and I can smell your parfume

Sometime I think about why should I write about you
Ya, I have no choice to decide something 'cause I won't make a choice for every-one
Sometime I want to know what you are dreaming about tonight
But you know I will never
Hold your hand, kiss your eyes, hug you high, laughing with you
They are the good-damn-thing I've been spending with you now
I won't look back
'Cause I see you're fade away
So look beside you


Feeling your heart singing
Dance with his blood

Look beside you..

20 April 2011

Aku ini hampir mati oleh mimpi. Awalnya hanya berlalu namun kian kemari menari di depan mataku. Aku sebut itu luka. Luka hebat oleh kekasih terhebat. Aku lalu tersungkur dalam mimpi itu. Aku tak melihat siapapun kecuali bayangan diriku sendiri di depanku. Aku ingin meraihnya walau aku tahu itu tak kan mungkin. Tanganku terlalu kecil untuk menjangkaunya. Bayanganku meninggalkanku sambil tersenyum. Sedangkan aku masih terduduk di atas tanah yang berdarah oleh luka yang terukir da hatiku. Aku memanggilmu tidakkah kamu dengar aku?

Aku coba bangunkan diriku dari mimpi ini. Tapi aku tak menemukan jalan keluar. Aku terus saja melalui jalan sempit yang aku tak pernah suka suasananya. Kanan kiriku gelap. Aku tak bisa memegang siapa-siapa aku juga tak bisa melihat siapa-siapa. Dimana aku? Aku mencarimu tidakkah kamu merasakan aku?

Nafasku makin tertatih. Aku terus saja melihat dalam kegelapan, susah sekali. Cahayaku mati. Aku terperangkap dalam kegelapan. Aku seperti buta. Menelan air dari tetesan yang aku tidak tahu jatuh darimana. Aku haus, kalu harus sendiri menyusuri kegelapan ini. Aku kedinginan. Tapi tak satupun mampu menghangatkan aku. Aku ingin memelukmu tidakkah kamu bisa berikan itu?

Tuha, hamba hanya seorang gadis tak berhati mulia yang belajar bangkit demi hati yang mulia. Tuntun aku, genggam tanganku aku tak sanggup sendiri menahan perih. Terlalu perih dan baru sekali ku alami, Engkau tentu sayang padaku. Biarkan aku menemui penopangku, beri aku waktu Tuhan..

13 April 2011

Kuceritakan siapa "aku"

Aku adalah si pencerita, wujudku ingredient. Aku muncul bersama mereka yang penuh kekecewaan, kesakitan dan kebahagiaan. Kalau mau mebuat sebuah kue yang lezat itu harus ada aku. Bukan, aku bukan tepung, bukan gula, mentega atau telur. Aku adalah abadi, bisa berpindah tempat dan tidak bisa dimusnahkan. Aku diikutsertakan dalam diri manusia.

Aku tidak bisa dibeli, tidak terdapat dimanapun. Aku bisa menyaksikan sepasang kekasih saling berlarian berkejaran, meraih satu sama lain walau tak mungkin dapat diraih. Aku ada bersama mereka. Aku yang tulus dari dalam diri mereka. Tak perlu biaya untuk mendapatkan aku! Siapa aku? Nanti akan kuceritakan..

Aku senang ada di sini. Cahaya biru pagi yang cerah. Ah, kurasakan kedatanganku yang kuat. Keluar dengan sempurna. Laki-laki itu tidak melihatku. Tapi aku melihat apa yang ia lakukan. Merangkul kekasihnya masuk ke dalam mobil sambil menutup pelan pintu lalu mereka menikmati udara sejuk dalam mobil. Ah, aku tak perlu keluar untuk saat ini.

Di tempat lain, sang ibu berkata pada anaknya bahwa ia tak lapar. Perjalanannya yg jauh cukup menunda laparnya dengan sebotol air putih yang tak juga dingin. Lalu ia masuk ke dapur dan menuangkan nasi yang sejak pagi ia simpan dalam tas lusuhnya, enggan ia telan ketika wajah sang putra satu-satunya mengukir dalam langkahnya. Ah, aku ada bersamanya! Aku ada dengan ketulusan..

Hari ini, aku melihat sesosok wanita menundukkan kepalanya. Aku lihat ia begitu putus asa dan kekecewaan. Aku tahu, ia pasti baru saja disakiti atau kehilangankah? Ah, aku tak kuat merasakan gejolak dalam dadanya. Aku terbawa dalam isaknya, aku keluar tanpa henti.

Pagi itu, aku menyaksikan kebahagiaan sang Ayah melepas putri kecilnya dengan gaun yang amat indah. Sempurna, aku turut dalam kebahagiaan sang ayah. Sambil memeluk erat gadis kecilnya yang akan pergi dengan lelaki yang kelak akan jadi seperti dirinya. Ayah bangga, haru dan bahagia. Namun ada kecemasan yang melintas dalam senyumnya, ah..aku ikut di dalamnya..

Sekarang kau tahu siapa aku?
Aku adalah sebuah cairan yang tercampur dengan senyawa perasaan dan emosional.
Aku mampu hadir tanpa diminta, aku juga tak marah bila dihapuskan begitu saja.
Mungkin kau sering menganggapku tak penting sama sekali, iya kan?
Sekarang aku beritahu,
Aku adalah keringat..
Aku adalah air mata..

22 March 2011

"Aku tidak pernah tau bagaimana kamu mencintaiku
Dengan cara apa kamu menyentuhku
Selama apa kamu mau bertahan untukku
Aku inginkan kamu genggam tangan ini dan katakan
Bahwa semua akan baik-baik saja bersamamu
Aku ingin tak merasa khawatir akan segala keraguan dan kecemasan yang timbul
Karena aku merindukanmu sebelum aku tahu bagaimana perasaan kamu
Aku tak perduli akan segala perbedaan yang kadang jadi tembok yang tinggi untuk diraih,
Aku tak ingin kehilangan lagi
Aku juga sering bertanya apakah ini takdir tuhan atau sebuah kebetulan yang tertunda?
Kita tak bisa menjawabnya atau mencari jawaban lain yang lebih baik
Aku bahagia! Teramat bahagia! Waktu ku genggam tangan kamu dan aku merasakan nafasmu memenuhi segala sisi dalam tubuhku
Ini mungkin kedengaran agak aneh atau lucu
Tapi aku menyukai aroma tubuhmu ( aku akan selalu merindukan ini!)
Namun aku juga merasakan sesuatu yang berbeda
Dari biasanya..
Sejak kita saling bertemu dan menghabiskan sisa waktu yang ada yang sempat kita tinggalkan..
Aku takut akan kecemasan ini!
Aku tak suka perasaan ini hadir dalam pikiranku!
Apakah kamu juga berpikir hal yang sama sepertiku?..."

23 January 2011

4 days

After you're gone,
would you please come back soon?
I miss you but don't you missing me too?
I NEED YOU for everything!!

12 January 2011

Wondering Why

I used to say that I haven't feel comfortable yet with work I've been doing now. 'Cause I know this is just a demand for pay many things in my life. This won't be friendly when I choose one that I think 'oh okay, it's right' but in fact I can't pass it. I tried to survive 'cause they are, my parents, hopping me to stay with it. While sometimes I want to say "hey I need my guitar, I need to sing, I need to spend my time with my band. This is my dream, this is what I want to be in my life!". But 'the what I want' can't pay 'the what should I pay'. That's why I stay with my job right now. Honestly, I miss you my friends. I miss the time we had a fight about ideas, I miss the time we were on fire, on the stage. I miss it!

I hope I could walk on that way again..

01 January 2011

MY DREAM, MY FUTURE DREAM

I know I can see the way of my life. When I was child my father teached me how to play it beautifully. So, if I am mature I will have it one 'cause I know this is my REAL LIFE..